Dubai…Salah satu dari tujuh emirat dan kota terpadat di UEA (Middle East). Yang sungguh jauh dari kesan padang pasir !!!
Dubai bukanlah kalimantan atau kawasan-kawasan yang dilalui garis katulistiwa lainnya yang punya sejumlah besar pepohonan dan lahan-lahan hijau di dalamnya, yang beriklim tropis, dan lain-lain. Dubai bukanlah Belanda yang khas dengan bunga Tulipnya yang membentang membentuk karpet megah. Harus diakui bahwa Dubai hanyalah kawasan gurun pasir di pinggir laut. Itulah realitanya. Sebuah kawasan padang pasir yang coba disulap menjadi kawasan layak huni dengan berbagai kreasi-kreasi artifisialnya.
Dubai yang merupakan kota kedua di Uni Emirat Arab setelah Abu Dhabi ini merupakan sebuah kota kosmopolitan baru yang jauh dari kesan hamparan padang pasir nan luas seperti yang biasa kita kira, jika kita mengunjungi negara kawasan timur tengah. Memasuki kota ini justru yang kita temukan akan menemukan banyak gedung-gedung pencakar langit, hotel-hotel mewah, mal-mal, dan berbagai arena wisata menarik lainnya.
Dubai memang mencengangkan, negara ini tumbuh dan berkembang dengan sangat fantastis. Negara yang awalnya banyak disumbang oleh sektor minyak & gas ini, kini sektor property telah menjadi andalan utama. Dubai berubah sangat cepat, dari hamparan padang pasir di pinggiran Teluk Arab menjadi bangunan tinggi menjulang angkasa
Pembangunan proyek-proyek fantastis di Dubai memang berpijak pada sebuah cita-cita yang ingin menjadikan Dubai sebagai pusat turisme dunia, perdagangan, dan bisnis keuangan. Ambisi ini makin ditopang dengan pembebasan pajak (free tax) dan kebijakan langit terbuka (open-sky policy).

burj-Al-Arab hotel

burj al-arab view

burj-dubai bangunan tertinggi di dunia
> lokasi : dubai
> date : 24 Oktober 2009
> note : special thanks to Mr. Zaenal Umbara yang udah ngajakin jalan2 keliling dubai








wew…. mantaaaaaaaps kang
gmn nh disana ??! betah kah ?!?
ya….dibetah2in aja….namanya jg di negri orang !!
makanya cepat lulus, biar bs nyusul ksini…hehe